Ilmu adalah jendela dunia

Carilah Ilmu bagai Mencari mata Air Baru

***** MEMBACA ADALAH CARA UNTUK MENEMUKAN PENGETAHUAN ****

Selasa, 21 Mei 2013

Dampak Investasi asing terhadap Perkembangan Perekonomian Indonesia


BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang

Setiap individu pada dasarnya memerlukan investasi, karena dengan investasi setiap orang dapat mempertahankan dan memperluas basis kekayaannya yang dapat digunakan sebagai jaminan sosial di masa depannya. Seseorang sering tidak menyadari dirinya telah melakukan investasi, misalnya dengan menabung dan sebagainya. 
         Penanaman modal adalah kegiatan yang dilakukan penanam modal yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Penanaman modal berperan sebagai sarana investasi yang melibatkan seluruh potensi masyarakat, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri dengan cara berinvestasi/penanaman modal dalam negeri dan modal itu dapat berupa modal sendiri ataupun modal bersama. Selain itu, penanaman modal juga berperan sebagai sarana untuk mengukur pembangunan suatu Negara  dan juga pendapatan nasional bruto. Pendapatan nasional  dapat diartikan sebagai suatu angka atau nilai yang menggambarkan seluruh produksi, pengeluaran, ataupun pendapatan yang dihasilkan dari semua pelaku atau sektor ekonomi dari suatu Negara dalam kurun waktu tertentu.
Dunia Globalisasi merupakan hal yang sudah tak asing lagi buat kita semua. Dunia globalisasi telah masuk kesemua Negara tak heran globalisasi membawa hal yang baik dan buruknya. Globalisasi juga telah berkembang merambat kedunia perekonomian biasanya berupa penanaman modal pada suatu sector industry.
Karena banyak sekali jenis dari investasi tersebut. Jangan sampai terbuai dengan iming-iming menarik yang tinggi, tapi uang Anda habis sia-sia. Investasi pun banyak  jenis dan macamnya jadi harus pandai melihat ke sector mana kita akan menanamkan saham kita. Peran penting sekali dari beberapa pihak baik dari pemerintah dan tiap individu . 
Peran individu sangatlah penting dalam berperan aktif karena  dapat mencegahnya harga barang yang tak terkontrol. Pemerintah sebaiknya mengatur beberapa aturan tentang peraturan penanaman modal, karena, sejak pelaksanaan otonomi daerah, pemerintah pusat terpaksa mengeluarkan kepres khusus mengenai penanaman modal karena banyaknya kendala yang dihadapi oleh para investor yang ingin membuka usaha di daerah, khususnya yang berkaitan dengan proses pengurusan izin usaha. Investor seringkali dibebani oleh urusan birokrasi yang berbelit-belit sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dan disertai dengan biaya tambahan yang cukup besar.
Investasi adalah penanaman modal untuk biasanya berjangka panjang dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang sebagai kompensasi secara profesional atas penundaan konsumsi, dampak inflasi dan resiko yang ditanggung. Keputusan investasi dapat dilakukan individu, dari investasi tersebut yang dapat berupa capital gain/loss dan yield. Alasan seorang investor melakukan investasi adalah untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang serta untuk menghindari merosotnya nilai kekayaan yang dimiliki.
Saham merupakan salah satu alternatif dalam aset finansial. Kebutuhan akan informasi yang relevan dalam pengambilan keputusan investasi dalam aset finansial di pasar modal sangat dibutuhkan oleh investor. Suatu pendekatan dalam menganalisis harga saham dipasar modal sangat dibutuhkan oleh investor. Suatu pendekatan dalam menganalisis harga saham dipasar modal yang dapat membantu investor dalam membuat keputusan investasi adalah pendekatanfundamental dan teknikal. Pendekatan secara fundamental mendasarkan analisanya pada suatu anggapan bahwa setiap saham mempunyai nilai intrinstik dihasilkan. Salah satu indikator yang dapat digunakan yaitu apabila semakin rendah harga suatu saham maka semakin bagus untuk melakukan investasi, hal tersebut dikarenakan harga saham dapat terjangkau oleh kemampuan investor dan memiliki nilai resiko yang kecil.
       Pendapatan nasional sering digunakan sebagai indikator ekonomi dalam hal menentukan laju tingkat perkembangan atau pertumbuhan perekonomian, mengukur keberhasilan suatu Negara dalam mencapai tujuan pembangunan ekonominya, serta membandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, penanaman modal tersebut sangat berperan penting dalam meningkatkan PNB karena semakin besar investasi yang dilakukan di suatu Negara maka tingkat PNB Negara tersebut juga akan semakin baik yang menggambarkan semakin baik pula tingkat kesehatan ekonomi suatu negara.
      Penanaman Modal Dalam negeri adalah kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal dalam negeri dengan menggunakan modal dalam negeri.
Perkembangan modal dalam negeri belum berkembang padahal kekayaan alam yang dimiliki begitu melimpah tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Padahal, dengan memanfaaatkan kekayaan alam pemerintah dapat melakukan suatu bidang usaha atau semacamnya yang dapat meningkatkan pendapatan nasional dengan cara penggabungan faktor-faktor produksi. Namun sayangnya, pada kenyataannya pemerintah lebih banyak menggunakan modal asing.

      Penanaman modal dalam negeri memberikan peranan dalam pembangunan ekonomi di negara-negara sedang berkembang, hal ini terjadi dalam berbagai bentuk. Modal Investasi mampu mengurangi kekurangan tabungan dan melalui pemasukan peralatan modal dan bahan mentah, dengan demikian menaikkan laju pemasukan modal. Selain itu tabungan dan investasi yang rendah mencerminkan kurangnya modal di negara keterbelakangan teknologi. Bersamaan dengan modal uang dan modal fisik, modal Investasi yang membawa serta keterampilan teknik, tenaga ahli, pengalaman organisasi, informasi pasar, teknik-tekink produksi maju, pembaharuan produk dan lain-lain. Selain itu juga melatih tenaga kerja setempat pada keahlian baru. Semua ini pada akhirnya akan mempercepat pembangunan ekonomi Negara terbelakang.
       Penanaman Modal Asing adalah kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal asing, baik yang menggunakan modal asing sepenuhnya maupun yang berpatungan dengan penanam modal dalam negeri. Ketentuan mengenai Penanaman Modal diatur didalam Undang-undang No. 25 Tahun 2005 tentang Penanaman Modal. Penanam Modal Asing dapat dilakukan oleh perseorangan warga negara asing, badan usaha asing, dan/atau pemerintah asing yang melakukan penanaman modal di wilayah negara Republik Indonesia. Kegiatan usaha usaha atau jenis usaha terbuka bagi kegiatan penanaman modal, kecuali bidang usaha atau jenis usaha yang dinyatakan tertutup dan terbuka dengan persyaratan dan batasan kepemilikan modal asing atas bidang usaha perusahaan diatur didalam Peraturan Presiden No. 36 Tahun 2010 Tentang Perubahan Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal.

Perusahaan Penanaman Modal Asing mendapatkan fasilitas dalam bentuk :
·         Pajak penghasilan melalui pengurangan penghasilan netto sampai tingkat tertentu terhadap jumlah penanaman modal yang dilakukan dalam waktu tertentu;
·         Pembebasan atau keringanan bea masuk atas impor barang modal, mesin, atau peralatan untuk keperluan produksi yang belum dapat diproduksi di dalam negeri;
·         Pembebasan atau keringanan bea masuk bahan baku atau bahan penolong untuk keperluan produksi untuk jangka waktu tertentu dan persyaratan tertentu;
·         Pembebasan atau penangguhan Pajak Pertambahan Nilai atas impor barang modal atau mesin atau peralatan untuk keperluan produksi yang belum dapat diproduksi di dalam negeri selama jangka waktu tertentu;
·         Penyusutan atau amortisasi yang dipercepat; dan
·         Keringanan Pajak Bumi dan Bangunan, khususnya untuk bidang usaha tertentu, pada wilayah atau daerah atau kawasan tertentu.
1.2  Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas, maka kita dapat menyimpulkan beberapa rumusan masalah. Sebagai berikut :
    * Bagaimana Investasi asing dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia?
    * Bagaimana Kedudukan Indonesia di Internasional dalam pendapatan ekonomi secara umun?
    * Apa yang harus di lakukan pemerintah dalam meningkatkan Pendapatan masyarakat?
1.3  Tujuan
1. Mempelajari dan memahami apa yang dimaksud dengan Investasi dan Penanaman Modal.
2. Untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh dari Invsetasi dan Penanaman Modal Asing terhadap perekonomian Indonesia.
3. Kita dapat menganalisis permasalahan yang dihadapi berkaitan dengan Investasi dan Penanaman Modal seta kita dapat juga mengetahui kebijakan apa yang akan efektif untuk mengangkat perekonomian menjai lebih baik.


















BAB II
TEORITIS
2.1 Menurut para Ahli
Pengertian investasi menurut Ikatan Akuntansi Indonesia dalam PSAK adalah suatu aktiva yang digunakan perusahaan untuk pertumbuhan kekayaan (accreation of wealth) melalui distribusi hasil investasi (seperti: bunga, royalti, deviden dan uang sewa), untuk apresiasi nilai investasi atau untuk manfaat lain bagi perusahaan yang berinvestasi seperti manfaat yang diperoleh melalui hubungan perdagangan.
Pengertian investasi menurut KBBI in·ves·ta·si /invĂ©stasi/ penanaman uang atau modal dl suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keun-tungan.
Pengertian investasi menurut James C Van Horn (1981) Yaitu kegiatan yang dilangsungkan dengan memanfaatkan kas pada masa sekarang ini, dengan tujuan untuk menghasilkan barang di masa yang akan datang.
Pengertian investasi menurut Henry Simamora (2000:438) : Investasi adalah suatu aktiva yang digunakan oleh perusahaan untuk pertumbuhan kekayaannya melalui distribusi hasil investasi (seperti pedapatan bunga, royalty, deviden, pendapatan sewa dan lain – lain), untuk apresiasi nilai investasi, atau untuk manfaat lain bagi perusahaan yang berinvestasi, seperti manfaat yang diperoleh melalui hubungan dagang.
Pengertian investasi menurut Fitz Gerald (1978) Yaitu aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber yang dipakai untuk mengadakan modal barang pada saat sekarang ini. Barang modal tersebut akan menghasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Fitz Gerald juga mengungkapkan bahwa investasi yaitu aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber untuk dipakai mengadakan barang. Dari modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang.
Pengertian investasi menurut Sunariyah (2003:4): “Investasi adalah penanaman modal untuk satu atau lebih aktiva yang dimiliki dan biasanya berjangka waktu lama dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa-masa yang akan datang.” Dewasa ini banyak negara-negara yang melakukan kebijaksanaan yang bertujuan untuk meningkatkan investasi baik domestik ataupun modal asing. Hal ini dilakukan oleh pemerintah sebab kegiatan investasi akan mendorong pula kegiatan ekonomi suatu negara, penyerapan tenaga kerja, peningkatan output yang dihasilkan, penghematan devisa atau bahkan penambahan devisa.
Pengertian investasi menurut Husnan (1996:5) menyatakan bahwa “proyek investasi merupakan suatu rencana untuk menginvestasikan sumber-sumber daya, baik proyek raksasa ataupun proyek kecil untuk memperoleh manfaat pada masa yang akan datang.” Pada umumnya manfaat ini dalam bentuk nilai uang. Sedang modal, bisa saja berbentuk bukan uang, misalnya tanah, mesin, bangunan dan lain-lain.
Pengertian investasi menurut Kasmir dan Jakfar, 2012 investasi dapat diartikan sebagai penanaman modal dalam suatu kegiatan yang memiliki jangka waktu relatif panjang dalam berbagai bidang usaha. Penanaman modal yang ditanamkan dalam arti sempit berupa proyek tertentu baik bersifat fisik atau pun non fisik, seperti proyek pendirian pabrik, jalan, jembatan, pembangunan gedung dan proyek penelitian, dan pengembangan.
Pengertian investasi menurut Downes dan Goodman, investasi adalah investasi keuangandimana seorang investor menanamkan uangnya dalam bentuk usaha dalamwaktu tertentu dari setiap orang yang ingin memperoleh laba dari keberhasilan pekerjaannya.

Pengertian investasi menurut Tandelilin investasi adalah komitmen atas sejumlahdana lainnya yang dilakukan pada saat ini dengan tujuan untuk memperolehkeuntungan di masa yang akan datang.

Pengertian investasi menurut M. Suparmoko : Investasi adalah pengeluaran yang ditujukan untuk menambah atau mempertahankan persediaan kapital (capital stock). Persediaan kapital ini terdiri dari pabrik-pabrik, mesin-mesin kantor, barang tahan lama lainnya yang dipakai dalam proses produksi. Termasuk dalam persediaan kapitaladalah rumah-rumah dan persediaan barang-barang yang belum dijual atau dipakai pada tahun yang bersangkutan (inventory). Jadi investasi adalah pengeluaran yang menambah persediaan kapital. (M. Suparmoko, 1994 :79-80)


Pengertian investasi menurut Martono dan D. Agus Marjito (2002:138) menyatakan bahwa: “Investasi merupakan penanaman dana yang dilakukan oleh suatu perusahaan kedalam suatu asset (aktiva) dengan harapan memperoleh pendapatan dimasa yang akan datang.”
Pengertian investasi menurut Sutojo (1993), investasi adalah usaha menanamkan faktor-faktor produksi langka dalam proyek tertentu, baik yang bersifat baru sama sekali atau perluasan proyek atau pabrik yang sudah ada untuk memperoleh manfaat keuangan dan/atau non keuangan yang layak dikemudian hari.
Pengertian investasi menurut Deliarnov (1995, h.123) investasi merupakan: Pengeluaran perusahaan secara keseluruhan yang mencakup pengeluaran untuk membeli bahan baku atau material, mesin-mesin dan peralatan pabrik serta semua modal lain yang diperlukan dalam proses produksi, pengeluaran untuk keperluan bangunan kantor, bangunan tempat tinggal karyawan dan bangunan konstruksi lainnya, juga perubahan nilai stok atau barang cadangan sebagai akibat dari perubahan jumlah dan harga.Pengertian investasi menurut Haming dan Basalamah investasi merupakan pengeluaran pada saat sekarang untuk membeli aktiva riil (tanah, rumah, mobil, dsb) atauaktiva keuangan dengan tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar dimasa yang akan datang, selanjutnya dikatakan investasi adalahaktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber (dana) yangdipakai untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang, dengan barangmodal itu akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang.

Pengertian investasi menurut Mulyadi (2001:284) menyatakan bahwa : “Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk menghasilkan laba di masa yang akan datang.”

Pengertian investasi menurut Sadono Sukirno : Investasi dapat diartikan sebagai pengeluaran atau pembelanjaan penanam-penanam modal atau perusahaan untuk membeli barang-barangmodal dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang-barang dan jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian. (Sadono Sukirno, 1997 : 107).
Jadi Investasi adalah penanaman modal yang di lakukan oleh individu atau instansi perusahaan untuk membuat dan mengolah sumberdaya yang ada, dengan adanya investasi maka tempat investor berinvestasi tersebut kaan menambah pendapatan daerah sekitar tersebut, karena dalam investasi tersebut maka akan menambah pendapatan, menyerap tenaga kerja sehingga menambah perekonomian suatu daerah tersebut, sumberdaya yang ada dapat di olah dengan propesional, dan menjadikan daerah ivestasi tersebut menjadi daerah berpendapatan yang meningkat.

















BAB III
PEMBAHASAN
3.1  Pengertian Pasar Modal
Pasar modal dapat diartikan sebagai pasar yang memfasilitasi penerbitan dan perdagangan surat berharga keuangan seperti saham dan obligasi. Dalam Keppres No. 60 tahun 1998, pasar modal dipahami sebagai bursa yang menjadi sarana mempertemukan penawaran dan permintaan efek.
3.1.1        Fungsi Pasar Modal
Pasar modal memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:
  1. Sebagai sumber penghimpun dana masyarakat
  2. Sebagai peendorong perkembangan investasi
  3. Sebagai sarana pendanaan bagi perusahaan
  4. Sebagai sarana alternatif investasi bagi investor

3.2  Pengertian Investasi dan Investor
Penanaman modal atau investasi adalah segala bentuk kegiatan penanaman modal baik asing maupun dalam negeri yang menanamkan modalnya dalam melakukan kegiatan usahanya di Indonesia. Di samping itu, investasi merpakan sebuah komitmen untuk menempatkan dana pada obyek investasi dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan di masa mendatang atau untuk mempertahankan nilai dana tersebut.
Di dalam dunia keuangan, investor adalah orang atau lembaga yang melakukan suatu investasi atau dapat diartikan sebagai orang yang memiliki dana lebih untuk diinvestasikan ke dalam pembelian surat berharga keuangan.
Investor dapat dibagi menjadi 2, yaitu investor domestik dan investor asing. Investor domestik merupakan investor yang berasal dari dalam negeri, sedangkan investor asing berarti investor yang berasal dari negara asing.
Ada 2 jenis penanaman modal asing:
  1. Investasi Asing Langsung
Investasi asing langsung adalah investasi yang langsung ditanamkan dengan mendirikan perusahaan di industri atau bidang usaha tertentu seperti pertambangan, properti, pertanian, dan lain sebagainya. Investasi di sektor riil sangat penting karena dapat memberi manfaat ekonomi yang besar bagi Indonesia melalui penyerapan tenaga kerja, pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan industri, dan penggarapan berbagai sumber daya ekonomi.
2.      Investasi asing tidak langsung
Investasi tidak langsung banyak dilakukan dalam bentuk saham korporasi, surat obligasi, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan Surat Utang Negara (SUN). Banyaknya dana asing dari investasi ini memang telah menguatkan nilai rupiah, namun penguatan tersebut tidak ada artinya apabila tidak membawa dampak positif bagi sektor riil dan rakyat.
3.3 Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Landasan hukum penanaman modal di Indonesia oleh Undang-undang No. 1 Tahun 1967 Tentang Penanaman Modal Asing. Masuknya modal asing bagi perekonomian Indonesia merupakan tuntutan keadaan bagi ekonomi maupun politik Indonesia. Di mana investasi melalui modal asing secara langsung lebih baik dari pada penarikan dana melalui pinjaman luar negeri, sebab melalui penanaman modal asing secara langsung, pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat di kontrol lebih mudah sebab para investor asing berada pada kekentuan hukum di Indonesia, sedangkan melalui pinjaman luar negeri Indonesia akan lebih memperoleh sisi negatif sebab melalui pinjaman luar negeri Indonesia akan di kenai aturan-aturan yang berasal dari pihak pemberi pinjaman.

3.4 Kriteria Investasi
Minimal ada 4 kriteria investasi yang digunakan dalam praktik, yaitu :
1.      Payback Period
Payback period (periode pulag pokok) adalah waktu yang dibutuhkan agar investasi yang direncanakan dapat dikembalikan, atau waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik impas. Jika waktu yang dibutuhkan makin pendek, proposal investasi dianggap makin baik. Kendatipun kita harus mempertimbangkan criteria payback ini. Sebab, ada investasi yang baru menguntungkan dalam jangka panjang (>5 tahun).
2.      Benefit / cost ratio (B/C Ratio)
B/C Ratio mengukur mana yang lebih besar, biaya yang dikeluarkan disbanding hasil output yang diperoleh. Biaya yang dikeluarkan dinotasikan sebagai C (Cost). Output yang dihasilkan sebagai B (benefit). Jika nilai B/C sama dengan 1 maka B = C yang dihasilkan sama dengan biaya yang dikeluarkan.
3.      Net Present Value (NPV)
Keuntungan lain dengan menggunakan metode diskonto adalah kita dapat langsung menghitung selisih nilai sekarang dari biaya total dengan penerimaan total bersih. Selisih inilah yang disebut net present value. Suatu proposal investasi akan diterima jika NPV > 0, sebab nilai sekarang dari permintaan total lebih besar daripada nilai sekarang dari biaya total.
4.      Internal  Rate of return ( IRR )
Internal rate of return ( IRR ) adalah nilai tingkat pengembalian investasi, dihirung pada saat NPV sama dengan nol. Jika pada saat NPV = 0, nilai IRR = 12%, maka tingkat pengembalian investasi adalah 12%. Keputusan menerima atau menolak rencana investasi dilakukan berdasarkan hasil perbandingan IRR dengan tingkat pengembalian investasi yang di inginkan (r). jika r yang diinginkan adalah 15%, sementara IRR hanya 12%, proposal invastasi ditolak. Begitu juga sebaliknya.

3.5 Tingkat Investasi
3.5.1   Tingkat pengembalian Yang Diharapkan ( Expected Rate Of Return )
Kemampuan perusahaan menentukan tingkat investasi yang diharapkan, sangat dipengaruhi  oleh kondisi internal dan eksternal perusahaan.
1.      Kondisi Internal Perusahaan
Kondisi internal adalah factor-faktor yang berada di bawah control perusahaan, misalnya tingkat efisiensi, kualitas SDM dan teknologi yang digunakan. Ketiga aspek tersebut berhubungan positif dengan tingkat pengembalian yang diharapkan. Artinya, makin tinggi tingkat efisiensi, kualitas SDM dan teknologi, maka tingkat pengembalian yang diharapkan makin tinggi.
2.      Kondisi Eksternal Perusahaan
Kondisi eksternal yang perlu dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan akan investasi terutama adalah perkiraan tentang tingkat produkdi dan pertumbuhan ekonomi domestic maupun internasional. Jika diperkirakan tentang masa depan ekonomi nasional maupun dunia bernada optimis, biasanya tingkat investasi meningkat, karena tingkat pengembalian investasi dapat dinaikkan.
Selain perkiraan kondidi ekonomi, kebijakan yang ditempuh pemerintah juga dapat menentukan tingkat investasi. Kebijakan menaikkan paak, misalnya, diperkirakan akan menurunkan tingkat permintaan akan agregat. Akibatnya tingkat investasi akan menurun. Factor sosial politik juga menentukan gairah investasi, jika sosial-politik makin stabil, investasi umumnya juga meningkat. Demikian pula factor keamanan (kondisi keamanan Negara).
3.5.2   Biaya investasi
Yang paling menentukan tingkat biaya investasi adalah tingkat bungan pinjaman ; makin tinggi tingkat bunganya, maka biaya investasi makin mahal. Akibatnya minat berinvestasi makin menurun. Namun , tidak jarang,walaupun tingkat bunga pinjaman rendah, minta akan investasi tetap rendah. Hal ini disebabkan biaya tota investasi masih tinggi. Factor yang mempengaruhi terutama adalah masalah kelembagaan.
3.5.3       Marginal efficiency of capital (MEC), tingkat bunga, dan marginal efficieny of investment (MEI)
o   Marginal efficiency of capital (MEC),Invetasi, dan tingkat bunga
Yang dmaksud dengan marginal efficiency of capital (MEC) atau efisiensi modal marjinal (EMM) adalah tingkat pengembalian yang di harapkan (expected rate of return) dari setiap tambahan barang modal.
o   Marginal efficiency of capital (MEC) dan marginal efficiency of investment (MEI)
Sama halnya dengan kurva permintaan akan investasi, kurva MEC secara nasional dapat di turunkan dengan menjumlahkan secara horizontal kurva-kurva MEC dari perusahaan-perusahaan yang ada dalam perekonimian tetapi ada beberapa ekonom yang tidak sependapatan dengan cara penurunan kurva MEC. Padahal jika permintaan barang akan modal secara nasional meningkat, logikanya tingkat bunga akan naik. Akibatnya kenaikan permintaan akan investasi tidak sebesar lurva MEC . kurva yang lebih relevan adalah kurva yang marginal efficiency of investment (MEI) atau efisiensi investasi marginal (EIM)
Jadi,dapat disimpulkan bahwa Investasi (Penanaman Modal) adalah pengeluaran atau perbelanjaan penanam-penanam modal atau perusahaan untuk membeli barang-barang modal dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang-barang dan jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian. Investasi atau pembentukan modal merupakan komponen kedua yang menentukan tingkat pengeluaran agregat.Dan Dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1967 ditegaskan bahwa Pengertian penanaman modal asing di dalam Undang-undang ini hanyalah meliputi penanaman modal asing secara langsung yang dilakukan menurut atau berdasarkan ketentuan-ketentuan Undang-undang ini dan yang digunakan untuk menjalankan perusahaan di Indonesia, dalam arti bahwa pemilik modal secara langsung menanggung risiko dari penanaman modal.



3.6  Pendapatan Nasional
Metode pendapatan memandang nilai output perekonomian sebagai nilai total balas jasa atas faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi. Kemampuan entrepreneur ialah kemampuan dan keberanian mengombinasikan tenaga kerja, barang modal, dan uang untuk menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Balas jasa untuk tenaga kerja adalah upah atau gaji. Untuk barang modal adalah pendapatan sewa. Untuk pemilik uang/aset finansial adalah pendapatan bunga. Sedangkan untuk pengusaha adalah keuntungan. Total balas jasa atas seluruh faktor produksi disebut Pendapatan Nasional (PN).

Y = R + W + I + P
Ket :
Y = pendapatan nasional                    R = sewa
W = upah/gaji                                      I = bunga modal
P = laba

3.7. Pendekatan Pengeluaran
Menurut metode pengeluaran, nilai PDB merupakan nilai total dalam perekonomian selama periode tertentu. Menurut metode ini ada beberapa jenis agregat dalam suatu perekonomian:
1)       Konsumsi Rumah Tangga
Pengeluaran sektor rumah tangga dipakai untuk konsumsi akhir, baik barang dan jasa yang habis dalam tempo setahun atau kurang (durable goods) maupun barang yang dapat dipakai lebih dari setahun/barang tahan lama (non-durable goods).
2)      Konsumsi Pemerintah
Yang masuk dalam perhitungan konsumsi pemerintah adalah pengeluaran-pengeluaran pemerintah yang digunakan untuk membeli barang dan jasa akhir (government expenditure). Sedangkan pengeluaran-pengeluaran untuk tunjangan-tunjangan sosial tidak masuk dalam perhitungan konsumsi pemerintah.
3)       Pengeluaran Investasi
Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTDB) merupakan pengeluaran sektor dunia usaha. Yang termasuk dalam PMTDB adalah perubahan stok, baik berupa barang jadi maupun barang setengah jadi.
4)       Ekspor Neto
Yang dimaksud dengan ekspor bersih adalah selisih antara nilai ekspor dengan impor. Ekspor neto yang positif menunjukkan bahwa ekspor lebih besar daipada impor. Perhitungan ekspor neto dilakukan bila perekonomian melakukan transaksi dengan perekonomian lain (dunia).

Y = C + I + G + (X - M)
Ket :
Y = Pendapatan Nasional                   I = investasi
C = konsumsi masyarakat                   G = pengeluaran pemerintah
X = ekspor                                          M = impor
3.8 Pendekatan Produksi
Menurut metode ini, PDB adalah total output (produksi) yang dihasilkan oleh suatu perekonomian. Cara penghitungan dalam praktik adalah dengan membagi-bagi perekonomian menjadi beberapa sektor produksi (industrial origin). Jumlah output masing-masing sektor merupakan jumlah output seluruh perekonomian. Hanya saja, ada kemungkinan bahwa output yang dihasilkan suatu sektor perekonomian berasal dari output sektor lain. Atau bisa juga merupakan input bagi sektor ekonomi yang lain lagi. Dengan kata lain, jika tidak berhati-hati akan terjadi penghitungan ganda (double counting) atau bahkan multiple counting. Akibatnya angka PDB bisa menggelembung beberapa kali lipat dari angka yang sebenarnya. Untuk menghindari hal tersebut, maka dalam perhitungan PDB dengan metode produksi.
3.9 Kedudukan Perekonomian Indonesia
Sebelum kita menganalisis perkembangan perekonomian negara kita yang di pengaruhi oleh investasi asing serta juga penanaman modal, maka hendaknya kita melihat range pendapatan seluruh negara agar kita lebih mudah membandingkan perkembangan negara kita.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYdkTJQXHCeG7Hd4nPhMX8h3l6n5gtArub8il2TRVJVjhAkzFHbrBNcpFQDbl3Myr2R0Lc0KxaoKHz2qQB2VCk-Nv-ZnHVDExhMGKdmCwEXwZLnoJxrZ7863sHRjB9kkNia8_JJFVXEV4/s1600/PerbandingannegaraG-20.png
*Tabel 1. Hasil Survei World Bank pada Tahun 2007
Dari data BPS di atas , maka di peroleh lah pendapatan perkapita yaitu US$ 3.900, data tersebut dari hasil survei bank dunia.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0VRAc7mSbYcWN_gTG9v3kazoWR_3-cI1n0ePFxgv0AeGkgB-C2D5JEQrs6roOnFfWKQjmbYoh2bl5w1D2cdaMErUMjWOYpGEgvdPhaPliirc2U1mtB65cNocvsMH95AOwTW9EDVKbn2A/s1600/a2.jpg
Hasil Survei Bank Factbook pada Tahun 2001
Data Indonesia yang di liat dari bank factbook pada tahun 2001 adalah US$11.870
Dari hasil survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga yang ada di dunia tentang perekonomian negara-nagara, kita dapat melihat lonjakan yang terjadi pada negara kita sendiri yaitu Indonesia.
Pada tahun 2001 pendapatan perkapita Indonesia sekitar 1,280 U$, kemudian pada tahun 2007 terjadi lonjakan pertumbuhan menjadi 3,900 U$. Terjadi peningkatan sebesar 2,62U$, bahkan kondisi pertumbuhan perekonomian kita naik sebanyak 5,5%(dapat dilihat dari data ditabel)
Setelah kita melihat perbandingan dan penilaian perekonomian suatu negara secara global, maka kini harus membandingkannya dengan cakupan yng sedikit lebih kecil. Untuk tahap ini kita akan menganalisis untuk tahap ASEAN.
Dari hasil data yang tercatat di ADB, negara kita sempat mengalami jatuh bangun dalam perekonomian. Terutama itu dapat dilihata pada tahun 1998 dimana negara kita sempat mengalami devisit sebanyak -13,1. Jika di bandingkan negara-negara ASEAN yang lain, kita merupakan negara yang sangat terpuruk. Ini sebabkan oleh Krisis Moneter yang menghantam seluruh negara, hanya saja pada saat itu negara kita tidak dalam keadaan yang “siap tempur”.
Kini kita akan kembali menganalisis pertumbuhan perekonomian kita pada tahun-tahun terakhir.
http://nadiashaf.files.wordpress.com/2013/03/pn.jpg
Hasil Survei Asian Development Bank Tahun 2011 (PNB)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYCXe3cFREqINz5jX7K3Ic-HfwQF5voYWGu0D7_CBJ9Z6wXTUZI9o5BENx_1nOKHJDxVW9LjOIesDeNfn1ddWSqTq8CD7bZt-Sx96PVQ-z_GGSI0oxl-4WfMBgvGjmxTRUj3UPjb0LLT0/s1600/untitled.bmpDi tabel-tabel sebelumnya kita dapat melihat rasio perpindahan perekonomian kita dan pada tabel selanjutnya ini kita akan mengetahui dari sektor-sektor mana saja yang menyumbang untuk pendapatan nasional maupun dari pendapatan perkapita.







Hasil Survei BPS pada Tahun 2005-2010
Dari data yang diperoleh oleh penulis :
Maka penulis telah melakukan perhitungan untuk prediksi Perekonomian kedepan sebagai berikut :
3.10  Hasil Analisis Penulis
http://wendakalubis.files.wordpress.com/2012/01/perubahan-perkapita-2009-2016.png
Dari data di atas, Pendapatan Perkapita Indonesia mengalami peningkatan dari tahun data 2009 sampai 2011. Dari faktanya, kesejahteraan masyarakat indonesia secara umum jauh dari kata kesejahteraan, karena masih banyak masyarakat Indonesia di bawah angka garis kemiskinan.
Dengan kata lain, Pemerintah harus lebih meningkatkan pendapatan masyarakat Indonesia secara umum , bukan mematok data yang lebih tetapi kesejahteraan masyarakat indonesia yang rendah.








BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Pendapatan Nasional
Metode pendapatan memandang nilai output perekonomian sebagai nilai total balas jasa atas faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi. Kemampuan entrepreneur ialah kemampuan dan keberanian mengombinasikan tenaga kerja, barang modal, dan uang untuk menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Balas jasa untuk tenaga kerja adalah upah atau gaji. Untuk barang modal adalah pendapatan sewa. Untuk pemilik uang/aset finansial adalah pendapatan bunga. Sedangkan untuk pengusaha adalah keuntungan. Total balas jasa atas seluruh faktor produksi disebut Pendapatan Nasional (PN).
Penanaman Modal Dalam Negeri adalah kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal dalam negeri dengan menggunakan modal dalam negeri.
Penanam modal Dalam Negeri dapat dilakukan oleh perseorangan WNI, badan usaha Negeri, dan/atau pemerintah Negeri yang melakukan penanaman modal di wilayah negara Republik Indonesia. Kegiatan usaha usaha atau jenis usaha terbuka bagi kegiatan penanaman modal, kecuali bidang usaha atau jenis usaha yang dinyatakan tertutup dan terbuka dengan persyaratan dan batasan kepemilikan modal Negeri atas bidang usaha perusahaan diatur didalam Peraturan Presiden No. 36 Tahun 2010 Tentang Perubahan Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal.Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) merupakan bentuk investasi dengan jalan membangun, membeli total atau mengakuisisi perusahaan.
Penanaman Modal Asing (PMA) lebih banyak mempunyai kelebihan diantaranya sifatnya jangka panjang, banyak memberikan andil dalam alih teknologi, alih keterampilan manajemen, membuka lapangan kerja baru. Lapangan kerja ini, sangat penting bagi negara sedang berkembang mengingat terbatasnya kemampuan pemerintah untuk penyediaan lapangan kerja.

4.1. Saran
Dengan Prediksi penulis, Indonesia akan mengalami peningkatan pendapatan nasional dengan asumsi, pemerintah harus memalsimalkan investasi luar negeri dan menarik pemodal asing untuk memberikan kontribusinya ke negara Indonesia dengan membuka lapangan pekerjaan di Indonesia. Sehingga dapat mengurangi pengangguran dan menambah pendapatan Nasional.
Sistem yang di lakukan oleh pemerintahan dalam meningkatkan data statistik pendapatan Indonesia melalui berbagai sarana dan kebijakan sudah sangat baik, namaun angka kemiskinan yang masih di rasakan masyarakat Indonesia masih banyak jadi pemenrintah harus lebih meningkatkan Pendapatan Indonesia melalui berbagai kebijakan termasuk penanaman modal asing sangat di maksimalkan. Tidak terlepas dari pengawasan yang ketat melalui peerintah agar tidak terjadi kebocoran pendapatan nasional.
Menarik Investor asing dengan cara memberikan iklan internasional guna memberikan kepercayaan investor asing dalam menanamkan modal di Indonesia, sehingga tenaga kerja indonesia juga dapat terserap sempurna melalui investor asing tersebut.
Memberikan pengawasan secara langsung kepada investor asing, guna penyerapan yang maksimal dalam kegiatan yang di lakukan oleh investor asing tersebut
Pemerintah Indonesia juga harus memberikan kontribusi yang maksimal dalam memberikan pengetahuan dan peng-ahlian pekerja manusia di Indonesia sehingga peluang usaha dapat tercipta sendiri di indonesia tanpa mengharapkan investor asing sebagai pemilik modal utama untuk memberikan modal di Indonesia
Pemerintah Indonesia harus memaksimalkan infrasturktur di indonesia secara baik sehingga menarik minat  Investor dalam kelancaran membuka usaha di Indonesia sehingga tidak ada yang di rugikan




REFERENSI
 Sukwiaty dkk. 2007. Ekonomi SMA Kelas XI. Bandung: Yudhistira.
Handout Pasar Modal

Jumat, 18 Januari 2013

MONSTER YANG ADA DALAM TUBUH MANUSIA

MONSTER YANG ADA DALAM TUBUH MANUSIA

:(

1.      Schistosoma Mansoni
Schistosoma mansoni adalah parasit yang signifikan dari manusia, sebuah trematoda yaitu salah satu agen utama dari penyakit schistosomiasis. Para schistosomiasis disebabkan oleh Schistosoma mansoni adalah usus schistosomiasis. Schistosomes adalah trematoda atipikal dalam tahap dewasa yang memiliki dua jenis kelamin (dioecious) dan terletak di pembuluh darah dari inang definitif. Sebagian besar trematoda lainnya adalah hermafrodit dan ditemukan di saluran usus atau organ, seperti hati. Siklus hidup schistosomes mencakup dua inang: inang definitif (yaitu manusia) di mana parasit mengalami reproduksi seksual, dan sejumlah siput tunggal menengah di mana ada beberapa tahap reproduksi aseksual. S. mansoni ini dinamai oleh Sir Patrick Manson, yang pertama kali diidentifikasi di Formosa (Taiwan).

2.      Cacing Pita
Di antara parasit tertua adalah cacing pita. Mereka berbeda dalam ukuran, dari 6 inci sampai 26 meter tergantung pada jenis infeksi cacing pita. Digambarkan sebagai datar dan pita-seperti, cacing pita memiliki tiga bagian tubuh mereka: kepala, leher dan tubuh segmen disebut proglottids. Kepala memiliki kait yang memungkinkan untuk menempelkan dirinya pada dinding usus. Selama kepala tetap melekat pada mukosa usus, dapat bertahan dan mengembangkan cacing pita baru. Para proglottids mengandung telur yang bisa pecah dan perjalanan ke seluruh tubuh.
Cacing pita tidak memiliki saluran usus: mereka menyerap zat yang dicerna sebagian dari host mereka melalui kulit mereka. Cacing pita dewasa dapat hidup dalam saluran pencernaan dari berbagai host seperti manusia, babi, sapi, anjing, kucing dan ikan. Cacing pita yang paling memiliki kedua organ reproduksi pria dan wanita, dan mereproduksi dan menyuburkan telur mereka sendiri.
Tanda-tanda infeksi cacing pita adalah sbb : Ketidaknyamanan perut, diare, sembelit, malnutrisi, kelemahan otot, kerusakan neurologis, kejang, penurunan berat badan dan segmen cacing pita pada pakaian atau dalam tinja. Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk menghindari infeksi cacing pita :
·         Hindari daging yang kurang matang dan ikan
·         Masak daging pada suhu minimal 150 derajat Fahrenheit
·         Bekukan ikan selama 24 jam sebelum memasak
·         Bekukan daging selama 12 jam sebelum memasak
·         Segera mengobati cacing pita pada hewan peliharaan atau ternak
·         Cuci tangan sebelum dan setelah memegang daging
·         Cuci tangan sebelum makan
·         Cuci tangan setelah menggunakan toilet

3.      Kutu Busuk
Kutu busuk adalah kompleks dari tiga spesies yang berbeda dalam keluarga Lygaeidae. Mereka memiliki menusuk-mengisap mulut dan mereka memakan getah tanaman rumput. Mereka berada di daerah ilalang dari dudukan turfgrass dan lebih memilih untuk makan selubung daun yang lebih rendah dan daerah mahkota tanaman. Bug kutu busuk bisa menjadi hama utama pada halaman rumput rumah di seluruh negeri. Bug kutu busuk berbulu (Blissus hirtus) adalah spesies yang paling umum di Northeast. Bug kutu busuk berbulu lebih suka bentgrasses, tetapi akan menyerang rumput banyak rumput lain. Bug kutu busuk dewasa sekitar 3 sampai 5 mm (1/8 sampai 1/5 inci) panjang dan hitam dengan tanda putih pada sayap. Sayap beristirahat datar di punggung serangga tersebut dan ada bercak hitam antara sayap. Dewasa mungkin panjang atau pendek bersayap bersayap. Ada lima instar nymphal bus kutu busuk mulai dari ukuran 1 sampai 3 mm (1/32 sampai 1/5 inci). Dua yang pertama instar nymphal merah, dengan pita putih di perut mereka, sedangkan instar ketiga dan keempat adalah jeruk dengan bantalan sayap baru mulai muncul. Instar kelima adalah hitam dengan bantalan sayap mudah terlihat.

4.      Cacing Otot
Trichinella spiralis atau disebut juga Cacing Otot adalah hewan dari anggota hewan tak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Nematoda. Cacing ini menyebabkan penyakit trichinosis pada manusia, babi, atau tikus. Parasit masuk ke tubuh manusia melalui daging babi yang dimasak kurang matang. Di dalam usus manusia, larva berkembang menjadi cacing muda. Cacing muda bergerak ke otot melalui pembuluh limfa atau darah dan selanjutnya menjadi cacing dewasa. Untuk mencegah terinfeksi oleh cacing ini, daging harus dimasak sampai matang untuk mematikan cacing muda.

5.      Botfly
Siklus hidup dari botfly sangat bervariasi menurut spesies, tetapi larva dari semua spesies parasit internal mamalia. Mereka berbagai cara yang dikenal dengan nama umum seperti lalat berkicau, lalat tumit, dan gadflies. Larva dari beberapa spesies tumbuh di daging tuan rumah mereka, sementara yang lain tumbuh dalam saluran pencernaan. Para botfly manusia, Dermatobia hominis , adalah satu-satunya spesies dari bot terbang diketahui menggunakan manusia secara rutin sebagai tuan rumah larva, meskipun ini bukan satu-satunya atau lalat yang paling berbahaya untuk menyebabkan myiasis pada manusia. Dalam cuaca dingin mendukung rusa atau karibu mandiri populasi, jumlah besar Hypoderma tarandi ( fly berkicau ) belatung yang tersedia untuk populasi manusia selama penjagalan hewan. Ini menikmati di zaman modern oleh beberapa kemewahan musiman sama pentingnya berisi tingkat tinggi protein, lemak dan garam.

6.      Belatung
Dalam percakapan sehari-hari kata belatung berarti larva dari lalat; itu diterapkan khususnya untuk larva Brachyceran lalat, seperti lalat rumah, lalat keju dan lalat, bukan larva dari Nematocera, seperti sebagai nyamuk dan lalat crane. "Maggot" bukanlah istilah teknis dan tidak harus diambil seperti itu, dalam buku teks standar banyak entomologi tidak muncul dalam indeks sama sekali. Dalam banyak teks (umumnya non-teknis) istilah ini digunakan untuk larva serangga pada umumnya, tetapi ini mungkin menyesatkan serta gunanya. Maggot seperti larva lalat sangat penting luas dalam ekologi, ekonomi kedokteran, dan antara peran lain, berbagai spesies yang menonjol dalam daur ulang sampah dan bangkai, menyerang tanaman dan bahan makanan, menyebarkan infeksi mikroba, dan menyebabkan myiasis.
Seperti kutu, belatung dapat menjadi ancaman bagi hewan peliharaan dan ternak, khususnya domba. Lalat bereproduksi secara cepat dalam bulan-bulan musim panas dan belatung bisa datang dalam jumlah besar, menciptakan infestasi belatung dan risiko tinggi myiasis (infestasi belatung dari jaringan hidup) pada domba dan hewan lainnya. Manusia tidak kebal terhadap kebiasaan makan belatung dan juga dapat kontrak myiasis. Interaksi antara manusia dan belatung biasanya terjadi di dekat tempat sampah, hewan mati, makanan busuk dan lahan pembiakan lainnya untuk belatung.
Masalah utama muncul ketika belatung berubah menjadi lalat dewasa dan mulai siklus hidup lagi. Dalam beberapa generasi jumlah belatung tumbuh secara eksponensial dan menjadi masalah serius. Profesional dapat menghapus belatung atau banyak over-the-counter semprotan bug dapat digunakan untuk mencegah lalat dan belatung. Menjaga sampah dalam wadah tertutup dan menggunakan pembuangan sampah atau sisa makanan membusuk pembekuan sampai hari pengumpulan sampah membantu mencegah infestasi. Kadang-kadang memperkenalkan kontrol lingkungan, seperti Histeridae , juga membantu mengurangi populasi belatung.

7.      Parasite entamoeba histolytica
Entamoeba histolytica merupakan parasit usus dan agen penyebab amebiasis, yang merupakan sumber signifikan dari morbiditas dan kematian di negara berkembang. Berikut ini kami sajikan genom E. histolytica, yang mengungkapkan berbagai adaptasi metabolisme dibagi dengan dua patogen protista lainnya amitochondrial: Giardia lamblia dan Trichomonas vaginalis. Adaptasi ini mencakup pengurangan atau penghapusan jalur metabolik paling mitokondria dan penggunaan enzim stres oksidatif umumnya terkait dengan prokariota anaerobik. Analisis Phylogenomic mengidentifikasi bukti transfer gen lateral gen bakteri ke dalam E. histolytica genom, efek yang berpusat pada aspek memperluas E. histolytica 'metabolisme repertoar. Kehadiran gen dan potensi untuk jalur metabolisme novel dalam E. histolytica memungkinkan untuk pengembangan agen kemoterapi baru. Genom mengkodekan sejumlah besar reseptor kinase novel dan berisi ekspansi dari berbagai keluarga gen, termasuk yang berhubungan dengan virulensi. Fitur genom tambahan mencakup kelimpahan tandem diulang transfer-RNA yang mengandung array, yang mungkin memiliki fungsi struktural dalam genom. Analisis genom memberikan wawasan baru ke dalam cara kerja dan evolusi genom dari patogen manusia utama.
Untuk mencegah penyebaran infeksi kepada orang lain, orang harus menjaga kebersihan pribadi. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air setelah menggunakan toilet dan sebelum makan atau menyiapkan makanan. Amoebiasis adalah umum di negara berkembang. Beberapa praktek yang baik, ketika mengunjungi daerah sanitasi yang buruk :
·      Cuci tangan Anda sering.
·      Hindari makan makanan mentah.
·      Hindari makan sayuran mentah atau buah bahwa Anda tidak mencuci dan kupas sendiri.
·      Hindari mengkonsumsi susu atau produk susu lainnya yang belum dipasteurisasi.
·      Minum hanya air kemasan atau direbus atau berkarbonat (berbuih) minuman dalam kaleng atau botol.


Narasumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Schistosoma_mansoni
http://id.wikipedia.org/wiki/Kutu_busuk
http://en.wikipedia.org/wiki/botfly
http://id.wikipedia.org/wiki/Trichinella_spiralis